Berdasarkan hasil Sensus Penduduk 2010, penduduk Kota Bogor yang tersebar di enam kecamatan, mengalami laju pertumbuhan sebesar 2,39 persen per tahun dalam 10 tahun terakhir seperti dilansir Antara.
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kota Bogor Syaiful Anwar dalam penjelasan tertulis Minggu (26/9) menjelaskan, hasil Sensus Penduduk 2010 I mencatat jumlah penduduk di Kota I Bogor mencapai 949.066 jiwa, terdi- I ri atas 484.648 laki-laki dan 464.418-- perempuan. Kecamatan Tanah
Sareal mengalami laju pertumbuhan penduduk tertinggi dibanding kecamatan lainnya, yakni mencapai 3,43 persen.
Sensus penduduk 2010 juga menunjukkan penyebaran atau distribusi penduduk Kota Bogor terbesar adalah di Kecamatan Bogor Barat, yaitu berjumlah 210.450 jiwa atau 22,17 persen dari total penduduk di Kota Bogor. Dengan luas wilayah kota Bogor sekitar 111,73 kilometer persegi yang didiami oleh 949.066 orang itu, kata dia, maka rata-rata tingkat kepadatan penduduk Kota Bogor sebanyak 8.494 orang per kilometer persegi.
Menurut dia, kecamatan yang paling tinggi tingkat kepadatan penduduknya adalah di Kecamatan Bogor Tengah, yakni sebanyak 12.791 orang per kilometer persegi, sedangkan yang terendah adalah Kecamatan Bogor Selatan, yaitu sebanyak 5.880 orang per kilometer persegi. ,la mengatakan, kecenderungan jumlah penduduk Kota Bogor terus bertambah dari waktu ke waktu. Tahun 1961,saat sensus penduduk pertama kali diselenggarakan, jumlah penduduk Kota Bogor mencapai 154,1 ribu jiwa. Namun angka tersebut terus naik, dan sempat terjadi lonjakan penduduk pada tahun 1990-2000 ketika wilayah Kota Bogor bertambah 46 kelurahan dari Kabupaten Bogor berdasarkan PP Nomor 2/1995.






0 komentar:
Posting Komentar